Kiprah Manusia Istimewa Abad ke 7
Kiprah Manusia Istimewa Abad ke 7
Kebiadaban abad
klasik merambah ke segala sekte kehidupn. Berawal hilangnya cahaya keabadian
yang kian lama merdup dan berubah menjadi cahaya api membara tak berfaedah. Munculah
kemusyrikan dan pergejolakan ideologi dan sistem karakter yang timbul
firqh-firqah kebiadaban paradigma kemanusiaan. Maka, berawal dari suatu kegelisahan beberapa
manusia yang memang itu adalah qada’ paten dari Tuhan. Tuhan mengutus cahaya
yang sebagai sumber dari segala cahaya untuk menerangi jagat bumi dan jagat
langit. Hingga itulah segala julukan tertuju pada beliau. Hingga pada 12
Rabiaul Awwal, bersamaan dengan tragedi akan adanya penghancuran ka’bah oleh
tentara gajah. Beliau di wujudkan dalam bentuk manusia yang benar biasa dengan
memegang berbagai sistem kehidupan. Berbagai sistem kehidupan beliau jalani
melebihi manusia pada umumnya. Dari konsep stratifikasi, deferensiasi dan
deskriminasi kelas masyarakat. Pemikiran dan segala pengalamannya beliau
menjadi sosok Al Amin.
Berawal dari
sebuah kisah yang di rawayatkan oleh sahabat. Kiprah beliau dalam perdagangan
yang senantiasa jujur dalam bernegoisasi dan bertransaksi. Kejujuran itulah telah diakui oleh penduduk Makkah sehingga beliau
digelari Al Shiddiq. Pujangga Nur abad ke 7, populer dalam
memegang kepercayaan (amanah) dan tidak pernah sekali-kali mengkhianati
kepercayaan. Tidak heran jika beliau juga mendapat julukan Al Amin
(Terpercaya). Dalam tarikh, telah tercatat bahwa Muhammad SAW
melakukan lawatan bisnis ke luar negeri sebanyak 6 kali diantaranya ke
Syam (Suriah), Bahrain, Yordania dan Yaman. Dalam semua lawatan bisnis,
Muhammad selalu mendapatkan kesuksesan besar dan tidak pernah
mendapatkan kerugian. Kekuasaan beliau dalam berkiprah dalam segala bidang menimbul cinta yang bijaksana bagi objeknya dan subyeknya sendiri. Tak patut cinta itu bisa di ucapakan oleh nabi hingga detik-detik di ajaknya beliau untuk berpindah alam
Cintanya yang begitu besar kepada umatnya memang tak terbendung oleh waduk yang besar. Namun cintanya mencair hingga sampai pada umatnya.
Posting Komentar